Search This Blog

Loading...

Wednesday, October 27, 2010

Fungsi dan Prinsip Evaluasi Pendidikan

(dirangkum dari kuliah pertemuan 2)

FUNGSI EVALUASI
Menurut fungsinya evaluasi terbagi menjadi 4, yaitu

A. Evaluasi Input
--> evaluasi yang dilakukan sebelum proses pembelajaran berlangsung
B. Evaluasi Proses
--> evaluasi yang dilakukan selama proses pembelajaran
C. Evaluasi Produk/Hasil
-->evaluasi yang diselenggarakan di akhir proses pembelajaran
D. Evaluasi dampak
--> dampak setelah pembelajaran selesai

Penjelasan masing-masing fungsi diuraikan lagi berikutnya.

A. Evaluasi Input
Evaluasi Input terdiri dari
1. Evaluasi Penempatan
Sering juga disebut Placement.
adalah evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui kemampuan, minat, dan bakat siswa sehingga dapat diputuskan dimana tempat yang cocok bagi siswa tersebut
Evaluasi ini dilaksanakan dengan tujuan agar setiap peserta didik yang mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas atau pada jenis dan/atau jenjang pendidikan tertentu dapat melakukan kegiatan pembelajaran secara efektif karena sesuai dengan bakat dan kemampuannya masing-masing.

2. Evaluasi Kesiapan
evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui kesiapan siswa untuk menerima materi yang diberikan, untuk mengetahui apakah siswa telah menguasai materi prasyarat
Contoh evalusi kesiapan anak masuk SD.

3. Seleksi
evaluasi yang dilakukan karena adanya daya tampung
contoh evaluasi masuk PT

B. Evaluasi Proses
Terdiri dari 4 fungsi
1. Evaluasi Kualitatif
evaluasi terhadap proses pembelajaran tentang interaksi yang terjadi dalam kelas
2. Evaluasi Kuantitatif
evaluasi terhadap proses pembelajaran,
mis. efektivitas pembelajaran, jumlah kehadiran guru dan siswa.
3. Evaluasi Formatif
evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui penguasaan materi selama proses pembelajaran sedang berlangsung. Evalusi bertujuan untuk mendapatkan umpan balik bagi usaha perbaikan kualitas pembelajaran dalam konteks kelas
4. Evaluasi Diagnostik
evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui tentang kesulitan belajar yang dialami oleh siswa. Bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar yang dialami peserta didik, menentukan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesulitan berlajar, dan menetapkan cara mengatasi kesulitan berlajar tersebut

C. Evaluasi Hasil
Sering juga dikenal sebagai evaluasi sumatif. Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilaksanakan pada akhir keseluruhan proses pembelajaran. Evaluasi ini mencakup ujian akhir semester maupun ujian nasional.
Hasil dari evaluasi sumatif ini menggambarkan keberhasilan atau point dari suatu proses pembelajaran yang sudah berlangsung.
Hasil dari evaluasi sumatif ini dapat juga dijadikan landasan dalam membuat suatu kebijakan.

D. Evaluasi Dampak
Evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh suatu program/proses pendidikan. Dampak ini bisa diukur berdasarkan kriteria keberhasilan sebagai indikator ketercapaian tujuan program pembelajaran.


MAKNA EVALUASI

Evaluasi harus bermakna memberikan informasi kepada semua pihak yang terlibat proses pendidikan, yaitu siswa, guru, sekolah, departemen pendidikan nasional dan masyarakat.
Makna evaluasi bagi pihak2 terkait sbb :
Bagi,
Siswa       --> sebagai informasi sejauh mana telah menguasai pelajaran, membangkitkan motivasi, mengembangkan cara belajar.
Guru       -->   sebagai informasi mengenai kompetensi siswa, metoda pembelajaran dan materi  pelajaran, sebagai umpan balik.
Sekolah  -->  Informasi tentang keberhasilan pembelajaran sesuai dengan kebijakan sekolah
Orangtua -->  Informasi kemajuan belajar anaknya, dan untuk masukan kepada sekolah
Diknas   --> Informasi tentang keberhasilan pendidikan sesuai dengan kebijakan departemen DIKNAS
Masyarakat --> Informasi tentang keberhasilan sekolah dalam mengelola pembelajaran.

PRINSIP EVALUASI
Evaluasi Pendidikan harus mengikuti prinsip-prinsip sbb :
1. Prinsip keterpaduan
Harus ada keterpaduan antara tujuan instruksional , metoda pembelajaran, materi pelajaran

2. Prinsip keterlibatan siswa
Harus memperhatikan segi keterlibatan siswa, Karena evaluasi merupakan kebutuhan bagi siswa. Siswa perlu akan informasi mengenai kemajuan dalam program pembelajaran

3. Prinsip Koherensi
Evaluasi harus berkaitan dengan materi yang sudah disajikan dan sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Sesuai pula dengan alat evaluasi yang digunakan serta cara penyelenggaraannya

4. Prinsip Pedagogis
Evaluasi diterapkan sebagai upaya perbaikan sikap, memberi motivasi , dan sebagai reward ataupun punishment

5. Prinsip Akuntabilitas
Evaluasi pembelajaran sebagai pertanggungjawaban sekolah kepada orang tua, masyarakat dan departemen/dinas terkait.

2 comments:

Silakan tinggalkan komentar Anda

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...