Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pikiran

Otak dan Teori Belajar Kognitif

Psikologi pendidikan merupakan cabang dari psikologi yang menerapkan pandangan, prinsip dan teori psikologi yang berkaitan dengan bidang pendidikan. Psikologi sendiri berasal dari bahasa Yunani psyche yang berarti jiwa. Psikologi mempelajari perilaku dan proses mental manusia melalui metode penelitian ilmiah. Sehubungan dengan kajiannya ini banyak pandangan dan aliran dalam psikologi. Berbagai aliran ini mempengaruhi juga berbagai pendekatan dalam psikologi pendidikan. Salah satu fokus dalam psikologi pendidikan adalah Kegiatan pendidikan yang berhubungan dengan siswa dan proses pembelajaran di dalam kelas. Ada 2 pendekatan mengenai pengertian belajar atau pembelajaran yaitu menurut aliran behaviorisme dan aliran kognitivisme. Aliran kognitif juga terbagi lagi menjadi sosial-kognitif, kognitif dan kognitif-konstruktivis.  Aliran yang mula-mula muncul adalah behaviorisme. Aliran ini mulai dikenal dengan percobaan classical conditioning yang dilakukan oleh Ivan Pavlov. Tokoh lain alir

Logika dan Penalaran

Penalaran Kemampuan menalarlah yang membedakan manusia dari binatang. Kemampuan menalar inilah kekuatan manusia yang menyebabkan manusia mampu mengembangkan pengetahuan. Binatang juga mempunyai pengetahuan tetapi hanya terbatas untuk bertahan hidup (survival). Manusia mampu mengembangkan kemampuannya karena dua hal, yaitu yang pertama manusia mempunyai bahasa untuk berkomunikasi dan mampu menyampaikan informasi atau pendapat. Hal yang ke 2, manusia mempunyai kemampuan berpikir menurut kerangka berpikir tertentu. Penalaran pada hakikatnya adalah proses berpikir dalam rangka menarik kesimpulan atau menemukan kebenaran. Ciri-ciri penalaran sebagai kegiatan berpikir  logis, kegiatan berpikir dengan pola tertentu  analitis, Perasaan merupakan kegiatan penarikan kesimpulan yang tidak didasarkan penalaran. Instuisi adalah kegiatan berpikir non analatis yang tidak berdasarkan pola tertentu. Untuk melakukan kegiatan penalaran analitis , maka kegiatan tersebut awalnya harus diisi dulu ol