Search This Blog

Loading...

Tuesday, November 9, 2010

Artificial Intelligence

Bab 9 Bag 2 Artificial Intelligence

Rangkuman dari buku terjemahan Pengantar SIstem Informasi karangan James O Brien

Teknologi Kecerdasan Buatan (AI-Artificial Intelligence) digunakan dalam berbagai cara untuk DSS. Aplikasi berbasis AI digunakan dalam distribusi dan penelusuran informasi, data mining, desain produk, manufaktur, pendukung pemakai (bahasa natural), pelatihan atau simulasi, robotik, virtual reality, operasi bedah, dan penjadwalan dan manajemen yang rumit.
AI adalah bidang iptek yang didasari ilmu-ilmu komputer, biologi, psikologi , linguistik, matermatika dan teknik. Tujuannya adalah mengembangkan komputer agar bisa berpikir , melihat , mendengar, berjalan, berbicara dan merasakan sesuatu.
Atribut perilaku cerdas adalah
  • Berpikir dan bernalar
  • Menggunakan penalaran untuk menyelesaikan masalah
  • Belajar dan paham dari pengalaman
  • Mempelroleh dan menerapkan pengetahuan
  • Menampilkan kreativitas dan imajinasi
  • Mengatasi situasi ang rumit dan membingungkan
  • Menanggapi situasi baru dengan cepat dan berhasil
  • Mengenali elemen2 pening dalam suatu situasi
  • Mengatasi informasi yang ambigu (bermakna ganda), tidak lengkap dan
  • salah.

Ranah AI
1. Aplikasi Ilmu Kognitif
Didasari penelitian di bidang biologim neurologi, pskologi, matematika dan ilmu lainnya, yang memfokuskan pada penelitian cara otak manuia bekerja, berpikir dan belajar.
Aplikasi nya dalam Sistem pakar, sistem belajar adaptif, fuzzy logic(yang membingungkan), Jaringan Syaraf(neural network), Algoritma genetis dan agen cerdas(intelligent agents)
2. Aplikasi Robotik
Ilmu dasar dari robotik adalah AI, teknik dan fisiologi. Teknologi ini menghasilkan mesin robot dengan kecerdasan komputer. Memberikan robot persepsi untuk melihat, persepsi untuk meraba, ketangkasan, memanipulasi sesuatu, bergerak dan mencari arah yang tepat.
3. Interface Alami
Untuk membuat komputer berbicara dengan kita dan memahami kita. Misalnya pengembangan bahasa natural dan pengenalan wicara. Mencakup pengenmbangan dari bidang linguistik, psikologi, ilmu komputer dan lainnya. Untuk aplikasi interface alami perlu pengembangan alat multisensor. Bidang aplikasi yang muncul di bidang ini adalah realitas virtual (Virtual Realit – VR)

Neural Network
Atau dikenal dengan jaringan syaraf adalah sistem komputasi yang dibuat meniru jaringan otak yang saling berhubungan dalam memproses berbagai elemen (neuron). Prosesor dioperasikan secara paralel dan saling berhubungan untuk mengenali pola dan hubungan dari data yang diperoleh.
Misalnya untuk mengenali karakteristik permintaan kredit. Jaringan syaraf terus dilatih untuk mengenali sehingga bisa melakukan evaluasi kredit ecara mandiri.

Fuzzy Logic (logika kabur)
Fuzzy logic berbeda dari logika sebelumnya dengan sistem biner ya atau tidak (0 dan 1). Namun mengenali istilah sangat tinggi, meningkat, nampak menurun, masuk akal dan sangat rendah. Fuzzy logic memungkinkan perkiraan nilai atau menebak data yang tidak lengkap, ambigu. Aplikasinya banyak dgunakan di Jepang yaitu dalam fuzzy process control dalam pengelolaan kereta api, teknologi otomotif, dan juga pada elevator.

Algoritme genetis
Menggunakan teori bidang evolusi oleh darwin. Berguna untuk mengevaluasi ribuan solusi mengungkinan yang harus dievaluasi dan memilih solusi optimal. Hal ini mencakup kegiatan pengacakan kombinasi (mutasi), penggabungan (crossover), memilih proses ang baik dan membuang yang buruk (seleksi alam)

Virtual Reality (VR)
Ralitas virtual ini disimulasikan oleh komputer sebagai usaha membagun interface komputer-manusia multisensor yang lebih alami. Menghasilkan pengalaman dunia 3 dimensi melalui penglihatan, suara dan sentuhan.
Aplikasi digunakan dalam bidang desain,medis, eksperimen rumit atau beresiko dalam biologi dan fisika, demonstrsi produk, simulasi penerbangan dan hiburan/game.

Intelligent Agent
Software AI ang membantu pemakai dalam menyelesaikan tugas dalam e-business dan e-commerce. Aplikasinya dalam pencarian/search, tutor interface, memeilih media presentasi dll. Aplikasinya mirip wizard dalam microsoft Office.


Sistem Pakar (Expert System)

Adalah sistem informasi berbasis pengetahuan yang menggunakan pengetahuannya mengenai bidang aplikasi khusus dan kompleks untuk bertindak sebagai konsultan ahli bagi pemakai (end-users)
Komponen Sistem Pakar
1. Basis Pengatahuan
Meliputi fakta bidang tertentu dan pengalaman yang mentayatakan prosedur penalaran dari seorang ahli tentang topik tertentu
2. Software Resources (sumberdaya software)
Berisi mesin pencari tahu, program interface pemakai dan program untuk menjelaskan pada pelanggan.

Aplikasi sistem pakar.
1. Manajemen keputusan
2. Diagnostik/pemecahan masalah
3. Desain dan konfigurasi
4. Seleksi /klasifikasi
5. Pengawasan atau pengendalian proses


Metode penjelasan sistem pakar ialah berdasarkan kasus, beradasarkan batasan2, berdasarkan objek dan berdasarkan aturan.

Manfaat sistem pakar
 Menangkap pengetahuan dari berbagai ahli
 Lebih cepat dan lebih konsisten
 Tidak lelah, tidak stress dan tidak diganggu oleh kesibukan ahli
 Memelihara keahlian dari sang ahli dan memunculkannya kembali walau sang ahli sudah tidak ada di organisasi

Keterbatasan sistem pakar
 Tidak bsa belajar
 Biaya Pemeliharaan
 Ranah pengetahuan tertentu saja
 Fokusnya terbatas
 Biaya pengembangan yang mahal

Pengembangan sistem pakar

1. ranah/domain
2. keahlian
3. kompleksitas
4. struktur
5. ketersediaan

softwarekulit luar sistem pakar yaitu software sistem pakar tanpa basis pengatahuannya. Pemakai nanti akan mengambangkan sistem pakar mereka sendiri.

2 comments:

  1. Sya Laila,
    Setelah membaca, menarik pembahasannya..
    Saya mau tanya, contoh penerapan AI dalam program aplikasi multimedia itu seperti apa ?

    Terimakasih untk yg berkenan menjawab =)

    ReplyDelete
  2. assalamu'alaikum saya rojhieb
    mau numpang nanya contoh intelligent agent itu apa saja sekian terima kasih

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan komentar Anda

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...